REKAM DATA e-ktp DI BALAI PERTEMUAN DESA KEDUNGJARAN / GEDUNG BUMDes PADA SENIN 20 NOVEMBER 2017

Minggu, 08 Juni 2014

Pekalongan menjadi Kajen

Ada wacana yang agak sedikit mengagetkan akhir-akhir ini di kabupaten pekalongan. Bupati Amat Antono mengeluarkan wacana mengejutkan untuk merubah nama Kabupaten Pekalongan menjadi Kabupaten kajen. Adapun gaungnya akan di suarakan pada peringatan tiga tahun kepemimpinan beliau.

Wacana tersebut muncul setelah kabarnya hasil dari berbagai pertemuan dengan para dewan pakar. Namun secara sekilas para budayawan seperti Bambang Udiyono yang juga kepala desa sumub lor menyatakan ketidaksetujuannya bila dirunut dari akar sejarah yang tak bisa begitu saja dirubah. Kalaupun akan dirubah, seyogyanya kotamadyalah yang harus berubah nama. Dengan alasan kabupaten pekalongan lebih dulu ada.

Dari kalangan praktisi perekonomian juga menentang karena kebijakan ini akan berimbas pada pengeluaran biaya sampingan yang tak sedikit. Untuk tingkatan desa, bisa dibayangkan berapa dana yang harus dikeluarkan untuk penggantian papan nama, stempel, kop surat dan lainnya. Apalagi untuk kalangan pengusaha, berapa biaya perubahan akta notaris, siup, tdp hingga izin khusus lainnya. Kepala Desa kedungjaran yang juga pengusaha menandaskan sebagai bawahan siap mendukung asalkan Pemerintah Kabupaten siap menanggung biaya yang dikeluarkan masing-masing lembaga dan instansi.

Terlebih untuk menggiring wacana masyarakat ternyata pemerintah desa dibebankan untuk mengeluarkan biaya yang tak sedikit.

0 komentar:

Posting Komentar