REKAM DATA e-ktp DI BALAI PERTEMUAN DESA KEDUNGJARAN / GEDUNG BUMDes PADA SENIN 20 NOVEMBER 2017

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Pelantikan Sekretaris Desa

Laelatun Nadifa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Desa Kedungjaran Saridjo untuk menjalankan tugas menjadi Sekretaris Desa di Kedungjaran

Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Desa Kedungjaran adalah salah satu desa yang paling menonjol dalam pemanfaatan Dana Desa guna memberdayakan Masyarakat dalam rangka mengurangi angka kemiskinan masyarakat desa.

Penyerahan Sertifikat Prona

Penyerahan Sertifikat Prona untuk warga Kabupaten Pekalongan dilakukan serentak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan

Perpustakaan Terbaik IT

Kepala Desa Kedungjaran menyampaikan Masukan dihadapan penggiat Literasi Indonesia yang tergabung di Perpuseru untuk mengkuti tahapan Pengusulan di Musyawarah Desa guna memasukkan Perpustakaan yang bisa didanai dari Dana Desa.

Kerja Bakti Drainase Lingkungan

Dalam upaya menghadapi musim penghujan 2018/2019, guna meminimalisir genangan air di linkungan warga dilakukan kerja bakti secara serentak di desa kedungjaran.

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Sabtu, 30 Juli 2016

Halal bi Halal Paguyuban Kepala Desa se-pekalongan


Berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan pada Rabu 27 Juli 2016 acara Halal bi halal paguyuban kepala desa dan kelurahan sekabupaten pekalongan. Acara yang digagas oleh pengurus paguyuban untuk menyegarkan hubungan antar kepala desa dengan kepala desa yang disinyalir kurang harmonis pasca hajat politik di kabupaten pekalongan.

Acara yang mengundang 285 kepala desa dan lurah dihadiri oleh 213 kepala desa dan lurah diluar SKPD dan kepala kecamatan serta lembaga terkait seperti pejabat kodim, polres dan kejari kabupaten pekalongan.

Acara yang dimulai dengan prakata ketua panitia kepala desa Tanjungsari kajen Bapak Agus Bowo yang mengutarakan latar belakang pelaksanaan yang bertujuan menyatukan balung yang terpisah agar bisa bersatupadu dalam menyongsong beban berat mensukseskan pembangunan di kabupaten pekalongan. 

Sementara ketua paguyuban yang juga kepala desa Nyamok kajen, bapak Daryanto menyampaikan keharusan kepala desa untuk melupakan perbedaan masa lalu dan mulai menggalang persatuan serta kesatuan dalam rangka mensukseskan pembangunan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan dari pihak luar. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Daryanto juga menyampaikan 4 amanat paguyuban yaitu :
1.  Tuntutan agar besaran ADD pada tahun 2017 dinaikkan secara signifikan.
2.  Adanya anggaran untuk Pembangunan Balaidesa yang representatif.
3.  Tuntutan 1 desa 1 mobil siaga.
4.  Perlindungan Hukum untuk Kepala Desa.

Acara Halal bi Halal diisi juga dengan Hikmah Halal bi Halal yang disampaikan Bapak Ustad Aqrom dari polres pekalongan yang menceritakan lika-liku dan suka duka kepala desa yang bila diniatkan dengan Iklash menjadi ladang pahala yang tak pernah putus.

Acara diakhiri dengan penyampaian nasehat bupati Pekalongan Bapak Haji Asip Qolbihi yang menekankan Kepala Desa yang berposisi sebagai administrator dan manager di desa masing-masing untuk meningkatkan kemampuannya agar desa yang dipimpin bisa bersaing dengan desa lain dan mampu melaksanakan pembangunan dengan baik tanpa kesalahan fatal dan terjerat kasus hukum.

Perlu juga dirubah mindset arah pembangunan yang selama ini terpusat pada pembangunan fisik ke arah pemberdayaan masyarakat dengan mulai membangun BUMDes dengan tujuan menyejahterakan masyarakat desa. 

Pada akhir nasehatnya menghimbau agar bahurekso bersatu, saling bahu membahu kerjasama untuk saling bantu dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul. Salah besar bila ada kepala desa yang merasa paling benar dan pintar hingga memisahkan diri.

Hari Bhakti Adyaksa ke-56

Jumat 22 Juli 2016 adalah puncak dari rangkaian peringatan hari Bhakti Adyaksa ke 56. Hari dimana juga merupakan hari lahir kejaksaan di negeri tercinta diperingati jajaran kejari kabupaten pekalongan dengan beberapa kegiatan yang melibatkan instansi pemerintahan dan masyarakat sekitar.


Selain beberapa perlombaan olahraga yang diikuti internal pegawai kejaksaan seperti bulutangkis dan tenius meja juga lomba voleyball serta jalan sehat yang diikuti masyarakat umum. Kegiatan penyantunan terhadap anak yatim juga dilaksanakan sebagai salah satu upaya mendekatkan kejaksaan dengan masyarakat.


Khusus lomba bola voley, tim kepala desa yang diwakili bahurekso berhasil menyabet posisi ke-2 dibawah tim dari Dinas PU kabupaten pekalongan. Setelah sebelumnya mengalahkan tim Tapem dan Dinas Pendidikan.

Lembaga yang dipimpin oleh Ibu Ahelya Bustam ini selain prestasi yang luar biasa dalam pengungkapan beberapa kasus hukum di kabupaten pekalongan mencatat prestasi tersendiri khususnya pada pengawalan dan pendampingan pembangunan melalui TP4D. Kepala desa diberi penyuluhan dan pembinaan secara cukup sehingga diharap kepala desa terhindar dari jeratan hukum. Namun terhadap kepala desa yang membandel tetap akan dikenakan hukuman sesuai kesalahan yang dilakukan oleh oknum kepala desa tersebut.