REKAM DATA e-ktp DI BALAI PERTEMUAN DESA KEDUNGJARAN / GEDUNG BUMDes PADA SENIN 20 NOVEMBER 2017

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Pelantikan Sekretaris Desa

Laelatun Nadifa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Desa Kedungjaran Saridjo untuk menjalankan tugas menjadi Sekretaris Desa di Kedungjaran

Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Desa Kedungjaran adalah salah satu desa yang paling menonjol dalam pemanfaatan Dana Desa guna memberdayakan Masyarakat dalam rangka mengurangi angka kemiskinan masyarakat desa.

Penyerahan Sertifikat Prona

Penyerahan Sertifikat Prona untuk warga Kabupaten Pekalongan dilakukan serentak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan

Perpustakaan Terbaik IT

Kepala Desa Kedungjaran menyampaikan Masukan dihadapan penggiat Literasi Indonesia yang tergabung di Perpuseru untuk mengkuti tahapan Pengusulan di Musyawarah Desa guna memasukkan Perpustakaan yang bisa didanai dari Dana Desa.

Kerja Bakti Drainase Lingkungan

Dalam upaya menghadapi musim penghujan 2018/2019, guna meminimalisir genangan air di linkungan warga dilakukan kerja bakti secara serentak di desa kedungjaran.

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Sabtu, 23 September 2017

Musyawarah Penyusunan RKPDes 2018


Sebagai tindak lanjut dari Musyawarah RT dan Dusun yang secara marathon dilakukan dua minggu ini, puncaknya dilakukanlah Musyawarah Desa penyusunan Dokumen RKPDes Desa Kedungjaran. Mengingat yang hadir pasti banyak karena level desa, maka musyawarah dilakukan di Lapangan Futsal Desa Kedungjaran pada Hari Sabtu malam minggu, 23 September 2017.

Lebih ada 100-an perwakilan warga yang hadir terdiri dari Pengurus Lembaga Desa, RT/RW Tokoh masyarakat dan Ibu-ibu TP PKK  serta remaja karangtaruna. 

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua BPD yang diwakili Bapak Haryoto selaku wakil karena Bapak Suud kebetulan lagi sakit. Dalam sambutannya Bapak Haryoto menyampaikan perlunya kesabaran bila usulan belum terlaksanan karena banyaknya usulan yang masuk.

Disambung Bapak Siswanto selaku ketua LPMD yang menerangkan adanya Pembangunan yang tak diperbolehkan dilakukan oleh Pemerintah Desa terhadap aset-aset Instansi lain seperti aset fisik milik PSDA, Bina Marga dan lainnya. Hal ini tentu membuat warga yang ada dipinggiran jalan besar yang kebetulan aset atau tanggungjawab dari Instansi tersebut sedikit bersabar. Harus dibutuhkan  pengusulan ke Pemerintah dan Instansi terkait di atasnya.

Kepala Desa kedungjaran menjadi pengarah musyawarah dengan mempersilahkan setiap Kepala Dusun menyampaikan rangkuman usulan dari hasil musyawarah RT sebelumnya. Dari Lembaga Desa, TP PKK, Karangtaruna dan pertanian juga mendapat kesempatan yang sama.

Pada kesempatan yang luar biasa tersebut juga hadir Bapak Haji Kundarto selaku wakil rakyat di DPRD Kabupaten Pekalongan dari Dapil 3 yaitu Sragi, Bojong dan Kesesi. Banyak hal disampaikan Bapak Haji Kundarto terkait kebijakan Pembangunan kabupaten Pekalongan dan bantuan yang sudah diberikan di desa-desa di kecamayan Sragi.

Rabu, 20 September 2017

Persiapan Musyawarah RKPDes



Bulan September hampir usai, sudah minggu ke-3. Selain mempersiapkan tenggat waktu untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan yang hampir habis. Warga masyarakat desa Kedungjaran kecamatan sragi kabupaten pekalongan disibukkan kegiatan lain yang tak kurang penting.

Dalam 2 minggu ini ada hajat yang maha penting, karena di forum ini dijaringlah seluruh aspirasi dari lapisan terbawah. Berbagai usulan, saran, kritik dan masukan semua didata, dipilah dan dibicarakan secara terbuka untuk selanjutnya diputuskan di tingkat musdus dan finalnya akan dibawa ke Musyawarah Desa penyusunan RKPDes Th 2017 untuk Pembangunan tahun 2018.

Diawali dari RT 005 RW 003 dusun 2 yang menjadi RT pertama yang melakukan musyawarah RT dan dilanjutkan di RT-RT lain. Berdasar laporan yang diterima redaksi kedungjaran.com menyusul RT 009 - 012 di dusun 3 pada hari Kamis 14 September 2017, RT 001 dan RT 003 dusun 1 pada Hari Selasa 19 September 2017 dan semalam pada hari rabu 20 September 2017 di RT 06-08 dusun 2.

Hasil rangkaian Musyawarah ini sangat penting untuk menyusun acuan pembangunan di tahun 2018 nanti. Semoga Dana Desa naik sehingga tak banyak usulan yang tak terdanai. Adapun Musyawarah penyusunan RKPDes akan dilaksanakan pada Hari Sabtu Malam Minggu 23 September 2017.

Senin, 18 September 2017

Penandatanganan Pakta Integritas Desa Bersih Judi

Senin 18 September 2017 babak baru di Desa Kedungjaran, karena pada hari itu tepatnya jam 21.00 wibb bertempat di Balaidesa kedungjaran berlangsung acara yang sangat membanggakan. Acara yang selama ini diberbagai tempat hanya sebatas seremonial, namun di Desa Kedungjaran merupakan puncak dari rangkaian sosialisasi rutin dari waktu ke waktu.

Dan lebih luar biasa lagi, seluruh keterwakilan warga baik Tokoh Masyarakat, Lembaga Masyarakat serta RT/RW hadir, bahkan keterwakilan warga dari Rantau yang dikhususkan bisa juga hadir. Artinya bahwa Pakta Intregitas yang ditanda tangani benar-benar merupakan wujud kebersamaan dalam semangat bersih judi di desa Kedungjaran.

Bhabinkamtibmas Desa Kedungjaran dari Polsek Sragi Bapak Arisdiyanto yang mewakili Kapolsek sragi menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kesadaran Masyarakat dalam memberantas Penyakit Masyarakat seperti Perjudian. Kesadaran ini perlu dipupuk karena bila tersandung masalah ini yang repot semuanya, karena dakwaan perjudian maksimal 10 tahun terlebih dengan pemberatan seperti pencucian uang dan penggunaan tekhnologi IT.

Sebelum penanda tanganan Pakta Intregritas Kepala Desa kedungjaran Bapak Saridjo menyampaikan harapannya agar Penandatanganan ini benar-benar menjadi tonggak perubahan, bila selama ini setelah Judi Remi dan Kopyok sudah tidak ada. Menyusul Judi Nomer atau Togel baik yang manual maupun Online benar-benar hilang dari desa kedungjaran.

Kalaupun masih ada silahkan yang penting bertanggungjawab, artinya bila bermasalah dengan Aparat Penegak Hukum tidak mencari kambing hitam mencari kambing hitam siapa yang melaporkan. Namun harapannya agar semua lapisan masyarakat menjauhi judi, karena semuanya buruk dan tak ada manfaat sama sekali dari perbuatan tersebut.

Acara diakhiri dengan penanda tanganan dengan tanpa ada paksaan, yang menolak penanda tanganan juga tidak dipermasalahkan, Pemerintah Desa siap menerima hingga kapanpun yang bersangkutan sadar dan membubuhkan tanda tangannya.

Rabu, 13 September 2017

Peer Learning Meeting Program PerpuSeru Tingkat Kabupaten Pekalongan

Peserta Peer Learning Meeting Perpuseru Kabupaten Pekalongan

Tanggal 12 September 2017 dan 13 September 2017 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan Peer Learning Meeting Program PerpuSeru tingkat Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh dua perpustakaan desa dan satu taman baca mandiri yang dibina oleh coca cola foundation yang disebut "PerpuSeru". Dua Perpustakaan desa yang di dampingi oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah juga coca cola foundation yaitu Perpustakaan Desa Kedungjaran dan Perpustakaan Desa Wonopringgo serta satu Taman Baca Mandiri Rumah Baca Pintar yang berada di Kranji, Kelurahan Kedungwuni.

Peserta Berdiskusi


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari bantuan yang diberikan dari PerpuSeru ke dua Perpusdes serta satu taman baca mandiri berupa 3 unit komputer yang merupakan perpustakaan berbasis TIK/digital.
   


Perpusdes Kedungjaran Memaparkan Permasalahan

Selama dua hari kami berdiskusi membahas dan mengevaluasi kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan oleh masing-masing Perpusdes dan Taman Baca Mandiri dimana kita saling sharing satu sama lain apa saja kendala yang dihadapi, impact/perubahan apa saja yang terjadi ketika PerpuSeru hadir di Perpusdes dan Taman Baca Mandiri, bagaimana melakukan advokasi yang baik, dan manfaat apa saja yang didapatkan.



PIC Perpusdes Kedungjaran




Diskusi yang dilakukan dikemas secara menarik sehingga pertemuan ini memaksa peserta belajar berpikir menganalisa permasalahan, mencari solusi dan belajar satu sama lain antar Perpusdes dan TBM juga menyampaikannya semenarik mungkin. Para peserta menceritakaan kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan selama ini lalu menjelaskan apa tantangan yang di hadapi lalu peserta lain menanggapi. 







Peserta yang aktif mendapatkan reward
Peserta yang aktif bertanya juga menanggapi pernyataan yang diberikan oleh peserta lain akan mendapatkan reward berupa bintang yang diakumulasikan dan bagi yang mendapatkan bintang terbanyak mendapatkan hadiah menarik dari penyelenggara. Perwakilan Perpusdes Kedungjaran menjadi salah satu perserta yang mendapatkan rewards. Dari hasil evaluasi kegiatan dua hari ini, ternyata Perpustakaan Desa Kedungjaran masih memiliki beberapa kekurangan, namun berkat pertemuan yang dilakukan akhirnya kami mendapat beberapa penyelesaian dari hasil disukusi bersama teman-teman Perpusdes Wonopringgo juga Taman Baca Mandiri.






Selasa, 12 September 2017

Bank Sampah Kedung Lestari Open Booth Di Pekan Raya Kajen


Pekan Raya Kajen 2017

Pekan Raya Kajen merupakan hajatan besar yang digelar setiap tahun oleh Kabupaten Pekalongan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Pekalongan. Perayaan hari jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 395 tahun ini tampak berbeda dibandingkan sebelumnya, semula acara tahunan ini bernama Expo Kajen kini diganti menjadi Pekan Raya Kajen oleh Bupati Pekalongan Bapak Asip Kholbihi. Acara ini diikuti terdiri dari berbagai unsur Instansi, Lembaga lembaga, serta UMKM dan unsur lainnya.

Tahun ini, Bank Sampah Kedung Lestari turut memeriahkan stand yang berjajar di Pekan Raya Kajen kerjasama dengan Instansi DISPERKIMLH. Bank Sampah Kedung Lestari memamerkan dan menjual aneka kerajinan yang terbuat dari limbah plastik dan rol gulungan benang dibuat menjadi berbagai produk seperti keranjang tempat air mineral, tempat tissue, tempat pensil, vas bunga, tas, dompet, dan yang lainnya. Modal yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan ini sangat minim karena menggunakan limbah yang sudah tidak berguna lagi namun bisa memiliki nilai jual yang tinggi. Bank Sampah Kedung Lestari memperoleh penjualan sekitar 700 ribu selama Pekan Raya Kajen berlangsung.

Booth Penjualan


Penjualan

Tidak hanya menampilkan dan menjual kerajinan, Bank Sampah Kedung Lestari juga memperlihatkan bagaimana proses pembuatan kerajinan dari limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Antusias pengunjung juga banyak, terlebih anak-anak sekolah yang melewati stand mampir dan tertarik serta mencoba mempraktekkan langsung.



Antusias anak-anak SD untuk melihat dan mempraktekkan langsung

Harapan ke depan, setiap ada event atau kegiatan pameran Pemerintah ikut melibatkan Bank Sampah Kedung Lestari untuk ikut ambil bagian sehingga mengenalkan kepada masyarakat lain untuk bisa memanfaatkan sampah menjadi pundi-pundi rupiah.



Senin, 11 September 2017

Penyiapan Pemerintahan berbasis Web

Sisa jabatan Bapak Saridjo selaku kepala desa Kedungjaran tinggal 2 tahun lagi. Waktu yang sangat singkat tentunya di saat ternyata masih banyak kekurangan yang didapati setelah melalui evaluasi terukur.

Kepala desa masih mendapati beberapa Perangkat desa yang belum bisa menjalankan Tugas Poko Fungsinya secara maksimal. Hal ini tercermin dari permintaan data yang belum bisa disampaikan secara realtime.

Maka di sisa waktu yang tinggal 2 tahun ini ada kebijakan yang diterapkan dengan tegas terhadap seluruh perangkat desa di desa Kedungjaran.

Bila sebelumnya pelaksanaan tupoksi dipertanggungjawabkan secara dasar permintaan baik dari Kepala desa maupun Instansi terkait semisal Camat maupun Instansi lain terkait.

Kedepannya Pertanggungjawaban Perangkat desa berdasar Web yang realtime. Dimana setiap Perangkat Desa diwajibkan mempunyai Web dimana di dalamnya ada Tupoksi, Laporan Kerja, Laporan keuangan bila terkait keuangan dan produk kebijakan atau hukum terkait pelayanan dan kerja yang menjadi tanggungjawabnya.

Diharapkan dengan system ini setiap Perangkat Desa akan paham tupoksinya dan menjalankan secara terus menerus karena bisa diawasi secara realtime kapanpun dan darimanapun karena berbasis web.

Pelatihan telah dilakukan agar seluruh perangkat bisa menjalankan system' ini. Dan luar biasanya tidak hanya Perangkat Desa namun seluruh RT dan Kelembagaan desa semuanya nanti berbasis web semua dengan memiliki Blog resmi.

Bila saatnya nanti system' ini sudah berjalan maka Transparansi pemerintahan dalam pelayanan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban pembangunan.

Jumat, 08 September 2017

Forum Cendekia Kedungjaran

Kamis, 7 September 2017. Seiring kebijakan Dana Desa yang secara kasat mata memanjakan Desa dengan keleluasaan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di desa. Sisi positif pembangunan Infrastruktur begitu masif terselesaikan. Jalan-jalan, saluran drainase, Gang dan sarana dasar lain terbangun merata.

Namun disebabkan berbagai alasan, baik begitu tersitanya waktu pemerintah desa dengan setumpuk pekerjaan dari perencanaan, pelaksanaan dan peng-spj-an, sering komunikasi dengan masyarakat tidak bisa seluruhnya terbangun. 

Desa Kedungjaran dengan prestasi Pelaksana Gotongroyong terbaik di kabupaten pekalonganpun merasa masih kurang dalam sisi kerjasama dengan beberapa lapisan masyarakat. Hal inipun ternyata disebabkan keterbatasan waktu, dan yang sering ketidaksesuaian waktu ketika ada acara di desa. Terlebih masyarakat dari kalangan pegawai Negeri atau perusahaan milik pemerintah daerah BUMD, BKK Kabupaten dan lainnya.

Hal ini mengakibatkan peran serta para ASN dan Karyawan BUMD yang secara pendidikan dan kemampuan Pemikiran di atas rata-rata masyarakat pada umumnya masih sangat minim. Padahal dengan kelebihan skill, pendidikan serta kesejahteraan yang lebih baik dari kebanyakan penduduk akan lebih memberi hasil yang baik bagi pemberdayaan masyarakat.

Maka untuk mewujudkan peran serta ASN dan pegawai BUMD maupun swasta  yang ada di desa kedungjaran, Pemerintah desa kedungjaran mengundang para ASN serta pegawai BUMD / Swasta dalam Forum Group Disscusion ( FGD ) dalam rangka meningkatkan peran serta ASN dan pegawai ini dalam pembangunan di desa.

Setelah melalui pemaparan dari Kepala Desa Bapak Saridjo syukur Alhamdulillah pada malam hari itu terbentuk Forum Komunikasi ASN dan Pegawai yang diketuai oleh Saudara Abdul Ghofar yang sehari-hari mengajar di SDN Klunjukan. Adapun program kerja awal dari Forum ini adalah membantu Pemerintah desa dalam program Pos Daya yang meliputi Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan dan Lingkungan.

Adapun susunan pengurus Forum Komunikasi ASN dan Pegawai Desa Kedungjaran adalah sebagai berikut :
              
Ketua  :  
1.       Abdul Ghofar
2.       Ida Bagus Sanubari
Sekretaris :
1.       Muhammad Hisyam
2.       Satria Hardika
Bendahara :
1.        Taswariyah
2.       Lia Pramudita
Seksi Pos daya

-          Pendidikan

1.       Uripah Spd
2.       Sri Nariyah Spd
3.       Herru Susanto
4.       Siti Uliyah

-          Kesehatan
1.       Taswariyah
2.       Uniek Prasetiyowati
3.       Kuwat Sulistiyo
4.       Ika Septian

-          Ekonomi
1.       Umiyati
2.       Sri Handayani
3.       Wiwik Wigatiningsih
4.       Siswanto

-          Lingkungan
1.        Haryoto
2.       Sunarti
3.       Istiqomah
4.       Amat Ambali

Selasa, 05 September 2017

Kunjungan Pimpinan BNI Kanwil Semarang

Ada Tamu besar hari Selasa 5 September 2017 di Desa Kedungjaran. Bukan Bapak Menteri, bukan pula Bapak Gubernur atau Bapak Bupati. Tapi ini Pimpinan BNI Kantor wilayah Semarang Jawa tengah beserta rombongan didampingi Pimpinan BNI Kantor Cabang Pekalongan.

Dikatakan Tamu besar, karena BNI bagi desa kedungjaran adalah Orangtua yang mengerti akan kekurangan anaknya. Pada saat pihak lain belum mau menerima BUMDes dengan hanya berbekal Perdes, BNI dengan tangan terbuka menyambut dan membimbing BUMDes desa kedungjaran hingga seperti sekarang ini.

Bapak Eben Eser Nainggolan beserta rombongan didampingi kepala BNI Cabang Pekalongan Ibu Ary Fani tiba di Desa Kedungjaran pukul 14.00 wibb. Bapak kepala desa kedungjaran Saridjo menerima langsung kedatangan rombongan. Setelah saling ramah tamah, rombongan terlibat diskusi yang hangat terutama Bapak Eben  Eser Nainggolan dengan Bapak Saridjo.

Kunjungan yang awalnya adalah sebagai peninjauan ke BUMDes binaan BNI, meluas ke berbagai kebijakan yang sementara ini hanya ada di Desa kedungjaran seperti Kebijakan Desa Menabung, Pelayanan berbasis IT, Larangan Nikah Siri dan lainnya. Juga kebijakan pelayanan dengan syarat harus menabung untuk warga desa kedungjaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Eben Eser Nainggolan juga memberikan masukan dan sharing ilmu dari pengalaman daerah lain seperti penanganan terhadap penunggak setoran pinjaman dengan menggunakan kearifan lokal seperti awig awig desa di bali dan pengumuman penunggak pinjaman di masjid atau tempat ibadah di sulawesi. Dalam kesempatan diskusi Dana Desa Bapak Eben juga menyarankan agar BUMDes harus mulai berani menggarap sektor Kontruksi atau pemborong, yang langsung disambut antusias bapak kepala desa.

Kunjungan dilanjut dengan peninjauan Desa's Mart yang merupakan Minimarket Desa serta Loket Pelayanan BUMDes. Pada kesempatan tersebut peserta rombongan juga berkesempatan melakukan siaran di KDJFM dan Perpustakaan Digital yang ada di Desa Kedungjaran. Melihat berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Desa dan BUMDes Desa Kedungjaran Bapak Eben Eser Nainggolan menjanjikan akan menambah fasilitas perpustakaan Digital berupa ABM atau Anjungan Baca Mandiri.

Semoga kerjasama yang semakin erat antar BNI dan BUMDes Kedungjaran tetap terjaga dan semakin intens demi majunya desa kedungjaran dan desa-desa lainnya di Indonesia.

Pelepasan KKN UPS


Setelah kurang lebih 1 bulan berada di Desa Kedungjaran, Tim KKN Universitas Panca Sakti Tegal yang diketuai saudara Ibnu hanif beserta 9 rekan timnya melakukan acara pelepasan dengan masyarakat Desa Kedungjaran. Acara dilangsungkan di aula desa kedungjaran pada hari senin, 8 September 2017 pukul 20.00 wibb.

Sekitar 50-an warga masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, pengurus kelembagaan dan unsur pemerintah desa hadir pada acara tersebut.Namun sayang pada kesempatan yang penting tersebut Bapak Saridjo selaku kepala Desa tak bisa hadir dikarenakan ada acara yang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari di tempat lain berkaitan sosialisasi BUMDes.

Acara dimulai dengan sambutan dari ketua Tim, Ibnu hanif. Mewakili rekan satu tim menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan warga dan kerjasaama yang baik dengan pemerintah desa kedungjaran. Dalam acara tersebut mewakili Pemerintah Desa diwakili Bapak wasdari selaku sekretaris desa dengan menyampaikan ucapan terimakasih atas sumbangsih Tim KKN Universitas Panca Sakti Tegal selama berada di Desa Kedungjaran.

Dalam kesempatan tersebut juga dilangsungkan Lokakarya membahas mengenai keberlangsungan POS DAYA yang sudah dirintis oleh Tim KKN UPS selama ada di desa Kedungjaran. Dari beberapa kegiatan mulai kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat dan lainnya, ada kendala besar terkait Bimbingan belajar yang sudah dirintis namun belum ada yang bisa meneruskan. Harapannya dalam lokakarya tersebut ada kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Akan tetapi hingga acara berakhir belum ada titik terang terkait tenaga pengajar untuk Bimbel.

Selepas acara, Bapak Saridjo selaku Kepala Desa setelah dikonfirmasi akan mengupayakan ketersediaan tenaga pengajar untuk Bimbel di desa kedungjaran.