REKAM DATA e-ktp DI BALAI PERTEMUAN DESA KEDUNGJARAN / GEDUNG BUMDes PADA SENIN 20 NOVEMBER 2017

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Pelantikan Sekretaris Desa

Laelatun Nadifa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Desa Kedungjaran Saridjo untuk menjalankan tugas menjadi Sekretaris Desa di Kedungjaran

Pemilu Serentak 2019

Pemilihan Umum Serentak yang menyatukan kegiatan Pemilihan Legislatif sekaligus Pemilihan Presiden untuk pertama kalinya dilakukan di Indonesia pada Rabu 17 April 2019

Penyerahan Sertifikat Prona

Penyerahan Sertifikat Prona untuk warga Kabupaten Pekalongan dilakukan serentak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan

Perpustakaan Terbaik IT

Kepala Desa Kedungjaran menyampaikan Masukan dihadapan penggiat Literasi Indonesia yang tergabung di Perpuseru untuk mengkuti tahapan Pengusulan di Musyawarah Desa guna memasukkan Perpustakaan yang bisa didanai dari Dana Desa.

Kerja Bakti Drainase Lingkungan

Dalam upaya menghadapi musim penghujan 2018/2019, guna meminimalisir genangan air di linkungan warga dilakukan kerja bakti secara serentak di desa kedungjaran.

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Rabu, 29 Mei 2019

Buka Bersama Ramadhan 2019 di Perpusdes Ki Hajar Dewantara


Rabu, 29 Mei 2019 Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara Desa Kedungjaran mengadakan kegiatan buka bersama dan nonton film bareng di Perpusdes. Meski hujan deras, ternyata tidak menyurutkan anak-anak untuk hadir dalam kegiatan hari ini.

Selain buka bersama dan nonton bareng, Perpusdes juga mengundang tokoh agama untuk mengisi tausiyah sembari menunggu adzan maghrib, yaitu Ustad Agus Purwanto yang juga selaku Perangkat Desa Kedungjaran.


Ada yang berbeda dengan ceramah kali ini, karena diselingi dengan beberapa pertanyaan untuk anak-anak dimana yang bisa menjawab dengan benar mendapatkan hadiah yang cukup menarik, sehingga anak-anak tampak semangat dan berlomba-lomba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan.


Setelah peserta selesai berbuka puasa, anak-anak juga belajar untuk sholat berjamaah. Pembelajaran ini bertujuan menumbuhkan dan mengenalkan anak-anak tentang sholat. Kami berharap semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masa depan anak-anak dan bisa terus berkelanjutan setiap tahun nya.

Rabu, 15 Mei 2019

Rembug Tani


Masa Panen telah tiba. Syukur Alhamdulilah panen masa tanam Oktober Maret tahun 2018/2019 ini bisa disebut yang terbaik. Hal ini dilihat dari tanaman padi yang tak terserang hama secara masif dan hasil panen yang tinggi. Bila selama ini harga jual panen perhektar pada musim penghujan hanya dikisaran 6 - 9 juta. Maka panen kali ini bisa mencapai 15 - 19 juta perhektar.


Maka seperti biasa, setelah masa panen dilakukan persiapan untuk masa tanam berikutnya yaitu masa tanam April September 2019 dengan melaksanakan rembug tani.

Tak seperti biasanya, rembug tani dilakukan pada malam hari pasca ibadah sholat tarawih. Biasanya dilakukan siang hari dan diikuti kegiatan kerja bakti. Namun kali ini kerja bakti atau Nyadran tak dilakukan karena kebanyakan petani sedang berpuasa. Akhirnya beberapa persiapan perawatan saluran air irigasi untuk masa tanam berikutnya dilakukan oleh tenaga bayaran.

Hadir pada acara rembug tani, perwakilan tani, pengurus kelompok tani, pengurus gapoktan dan pemerintah desa kedungjaran. Acara dibuka dengan penyampaian rencana kegiatan persiapan masa tanam oleh Bapak Wilujeng selaku Pamong Tani. Muncul permasalahan yang selama ini tak terselesaikan yaitu tertunggaknya iuran pengairan karena alsan gagal panen. Hingga ia meminta agar mulai masa tanam yang sekarang Petani harus bayar dulu dimuka.



Mendengar permasalahan tersebut, dalam sambutannya Kepala Desa Kedungjaran menghimbau agar Petani merubah cara pandang Tata Kelola Pengairan menjadi Tanggung Jawab dan Kewajiban bersama. Air yang sudah diupayakan dengan Diesel Pompa, maka iurannya harus dibayar. Tak memandang apakah panen atau tidak. Seperti juga halnya pengadaan bibit, obat-obatan dan biaya manusia. Air juga harus dibayar lunas hingga tak terjadi seperti sekarang ini ada tunggakan yang berpuluh puluh juta.

Bahwa benar tak terbayarnya air karena gagal panen, seharusnya pas panennya bagus maka petani ada kesadaran membayar iuran yang tertunggak.

Maka diakhir sambutannya yang disambung dengan tanya jawab, kepala desa memutuskan untuk masa tanam berikutnya Petani harus bayar di muka 50 % dari biaya kebutuhan air. Bila petani tak membayar maka tak diairi sawahnya dan Traktor dilarang mengolah sawah mereka.

Acara ditutup dengan penyampaian berbagai bantuan yang diterima Petani Desa Kedungjaran oleh Bapak Agung Wibowo selaku ketua Gabungan Kelompok Tani Kedungrejo desa kedungjaran. Bahwa tahun ini Desa Kedungjaran memperoleh 4 bantuan berupa :
  1. Rehab Jaringan Irigasi Tersier sebesar Rp.80.000.000,-
  2. Bantuan Permodalan Lumbung Pangan sebesar Rp.60.000.000,-
  3. Bantuan Bibit Tanaman Buah sebanyak 350 batang.
  4. Bantuan Optimalisasi lahan berupa Bibit Padi, Kapur Dolomit, Obat-obatan Organik dan Bibit  Tanaman pengusir hama wereng untuk areal seluas 50 HA.
Khusus untuk bantuan optimalisasi lahan, petani harus menerapkan system tanam banjar legowo dan pola olah tanam organik. Bila 50 HA ini sukses maka kedepan akan diperluas areal sawah penerima bantuannya.

Kamis, 02 Mei 2019

Caleg yang berhak menduduki Kursi Dewan

Setelah melalui proses panjang bagi para calon legislatif, baik kabupaten kota, provinsi maupun pusat. Dari penjaringan di partai masing-masing, pendaftaran di KPU, lalu disusul proses verifikasi dan ditetapkannya Calon Tetap. Jadwal dari tahap tersebut adalah dari 26 Maret hingga 16 November 2018.

Setelah itu disusul saling mensosialisasikan Visi Misi pencalegan mereka di masa kampanye panjang dari 23 September hingga 13 April 2019. Berbagai cara dan upaya mereka lakukan. Pemasangan baliho, pengkaderan hingga kampanye door to door serta kampanye umum.

Bisa dibayangkan berapa besar biaya yang digelontorkan untuk kegiatan tersebut. Berbagai janji diutarakan. Hingga sumbangan demi sumbangan mengalir ke perkumpulan perkumpulan kegiatan agama, kepemudaan serta profesi.

Menurut beberapa sumber, pemilu tahun 2019 adalah pemilu paling wah. Berdasar dari peredaran uang yang ada di masyarakat yang didasarkan pada pengakuan bahwa ia menerima uang dari si caleg tertentu. Kisarannya untuk caleg kabupaten kota adalah 30 - 50 ribu, provinsi dan pusat ada diangka 10 - 20 ribu. Sebagian mengatakan berkah pemilu. Sebagian berujar ini malapetaka demokrasi, karena pasti atas biaya yang sudah mereka keluarkan ada imbas ketika mereka menjabat.



Puncaknya pertaruhan mereka ditentukan pada 17 April 2019. Pemilu serentak DPRD Kabupaten Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Pilpres dilaksanakan. Disusul saat-saat mendebarkan penghitungan suara yang dilakukan di tiap TPS. Saksi yang mereka tugaskan baik melalui partai maupun pribadi serius memasang mata dan menulis setiap perolehan caleg mereka.

Keesokan harinya Kamis 18 April 2019 ada sebagian yang bisa bernafas lega atas perolehannya. Namun banyak yang tetap dag dig dug, terutama untuk DPR RI karena harus menunggu rekapitulai lintas daerah. Selamat untuk para Calon Legislatif yang terpilih. Berapapun biaya yang kau keluarkan, jangan kau cari pengganti dengan mengesampingkan amanat rakyat di pundakmu.

Berikut calon legislatif yang dipastikan akan menduduki kursi dewan untuk periode tahun 2019 - 2024 :