REKAM DATA e-ktp DI BALAI PERTEMUAN DESA KEDUNGJARAN / GEDUNG BUMDes PADA SENIN 20 NOVEMBER 2017

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Pelantikan Sekretaris Desa

Laelatun Nadifa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Desa Kedungjaran Saridjo untuk menjalankan tugas menjadi Sekretaris Desa di Kedungjaran

Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Desa Kedungjaran adalah salah satu desa yang paling menonjol dalam pemanfaatan Dana Desa guna memberdayakan Masyarakat dalam rangka mengurangi angka kemiskinan masyarakat desa.

Penyerahan Sertifikat Prona

Penyerahan Sertifikat Prona untuk warga Kabupaten Pekalongan dilakukan serentak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan

Perpustakaan Terbaik IT

Kepala Desa Kedungjaran menyampaikan Masukan dihadapan penggiat Literasi Indonesia yang tergabung di Perpuseru untuk mengkuti tahapan Pengusulan di Musyawarah Desa guna memasukkan Perpustakaan yang bisa didanai dari Dana Desa.

Kerja Bakti Drainase Lingkungan

Dalam upaya menghadapi musim penghujan 2018/2019, guna meminimalisir genangan air di linkungan warga dilakukan kerja bakti secara serentak di desa kedungjaran.

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Sabtu, 28 Januari 2017

Program Kemitraan Telkom


Sebagai Perusahaan Telekomunikasi Pelat Merah atau milik Negara, Telkom terutama Kantor Divisi Pekalongan senantiasa berusaha untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat disekitar wilayah kerjanya. Sebagai tanggungjawab sosial terhadap masyarakat Telkom seringkali melaksanakan program CSR berupa pembangunan Jamban keluarga serta Taman warga dengan syarat di wilayah tersebut sudah ada pelanggan telkom, terutama indihome.

Kali ini bekerjasama dengan pemerintah desa kedungjaran, Telkom Witel Pekalongan mensosialisasikan Program kemitraan berupa permodalan UKM dengan jasa ringan hanya 0,5 %. Tentu saja hal ini sangat disambut warga terutama pelaku UKM dengan antusias. Sosialisasi Permodalan UKM dilaksanakan hari Jumat, 27 Januari 2017 di aula Desa Kedungjaran.

Sebanyak kurang lebih 80-an warga yang terdiri dari pelaku UKM seperti kios sembako, Konfeksi dan pengrajin makanan khas desa hadir. Dalam sambutannya Kepala Desa Kedungjaran mengharap agar Program ini didasari 3 hal, yaitu Niat meminjam untuk tambah modal usaha, niat untuk disiplin mengangsur dan Niat belajar untuk maju. Karena bila sudah diberi modal namun dipergunakan untuk konsumtif, lalu tak mengangsur maka akan tidak mendapat pelayanan dari desa berupa surat-surat dan lainnya.

Sementara itu Kabid Pengembangan Komunitas Masyarakat Bapak Muchamad Fathoni menyampaikan Program Kemitraan ini sangat membantu pelaku UKM karena jasa yang diberikan sangat kecil hanya 0,5 % dan nantinya juga akan mendapat pembinaan baik manajemen, keuangan, produksi dan pemasaran dengan memanfaatkan portal belanja online milik telkom yaitu Blanja.com

Diakhir acara diadakan sesi tanya jawab yang rata-rata menanyakan prosedur dan persyaratan pengajuan pinjaman dimana diputuskan Pihak Desa melalui Koperasi akan menjembatani proses pengajuan permodalan dari telkom.

Musrenbangdes 2017


Kamis pagi , 12 Januari 2016 bertempat di aula Kantor Kepala Desa Kedungjaran berlangsung acara tahunan perencanaan pembangunan. Acara atau Musyawarah yang dikenal dengan Musrenbangdes merupakan rangkaian Musyawarah yang harus dilaksanakan dari tahap desa, kecamatan hingga kabupaten bahkan tingkat Pusat.

Dalam sambutannya Kepala Desa Kedungjaran Bapak Saridjo menyampaikan bahwa acara seperti Musyawarah RT, Dusun dan Desa sudah rutin dilaksanakan oleh pemerintah Desa Kedungjaran. Hingga beliau paham bahwa pasti banyak warga yang bertanya-tanya ini musyawarah apa lagi. Terlebih bila hasil akhir Musrenbangdes yang kadang hanya sebatas kewajiban saja, karena usulan yang disampaikan sering tak membuahkan hasil. Namun Bapak Saridjo menandaskan kita harus ikuti, dan siapa tahu dengan usul berulang-ulang pemerintah akan mengabulkan usulan tersebut.

Kasi PMD Kecamatan Sragi Ibu LiLis mewakili Bapak Camat Sragi menyampaikan bahwa Musyawarah Perencanaan ini penting untuk memilah mana yang menjadi skala prioritas dan mana yang belum tergarap agar tidak tumpang tindih. Dalam pemaparannya diharapkan hasil Musrenbangdes bisa mengusulkan 3 usulan desa yang nanti akan di bawa ke Musrengcam oleh perwakilan desa sebagai utusan yang juga dipilih pada hari itu juga.

Secara bergantian Tim Pendampingan Musrenbangdes yang terdiri dari Ibu Dokter Asit dari Puskesmas Sragi I, Bapak Sri Umbarto dari BPK Sragi dan Ibu Sarofah dari UPT Dindik Kecamatan Sragi menyampaikan harapan agar Program-program sesuai bidang yang diembannya diperhatikan di desa Kedungjaran.

Musrenbangdes 2017 akhirnya memutuskan 3 usulan dimana 2 diantaranya adalah usulan dari Musrenbangdes di tahun 2015 dan tahun 2016 yang belum terdanai berupa Perbaikan Talud Kali Sragi di 2 tempat serta 1 usulan baru berupa Pembangunan Balaidesa percontohan.

Disaat yang sama disampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa Kedungjaran Tahun 2016




Jumat, 13 Januari 2017

Desa'S Mart, membangun ekonomi perdesaan.


Belakangan begitu sering kita lihat bermunculan toko modern di sekitar kita, kadang satu tempat berdampingan 2 toko modern yang sepertinya bersaing. Sebagian dari kita merasa senang, karena semakin mudah kita memenuhi kebutuhan  sehari-hari rumah tangga tanpa perlu jauh-jauh ke kota. Namun tak banyak juga yang prihatin karena semakin menjamurnya Toko Modern akan mematikan usaha sejenis yang dikelola orang desa dengan cara dan manajemen seadanya.

Mencegah hal tersebut terjadi juga tak mungkin, karena hak berusaha dijamin oleh negara. Maka mau tak mau kita harus menerima fenomena menjamurnya Toko Modern di sekitar kita.

Namun apakah kita hanya berpangku tangan dan hanya bisa menjadi penonton tanpa melakukan apapun. Bukankah kita juga bisa mendirikan Toko yang sama, hingga kita tak hanya menjadi konsumen namun juga menjadi pelaku, tentu dengan semangat kebersamaan menggunakan pola usaha bersama semacam koperasi.

Semangat ini yang disampaikan Bapak kepala Desa Kedungjaran Saridjo dalam sambutan Launching Desa's Mart Kota Manis yang merupakan unit usaha BUMDes Bersama Kota Manis yang beranggotakan Desa Klunjukan, Kedungjaran, Purworejo serta Gebangkerep di Balaidesa Kedungjaran pada hari senin, 9 Januari 2016.

Terlbih dengan besarnya Dana Desa, Pemerintah desa harus mulai berani mengalokasikan sebagian untuk pemberdayaan dan Pembangunan ekonomi desa dengan membuat BUMDes sesuai potensi di desa masing-masing. Jangan sampai Dana Desa hanya dihabiskan untuk pembangunan Insfrastruktur dan ketika Dana Desa diputus maka Desa tak punya Peninggalan yang berkelanjutan selain sarana fisik yang harus diperbaiki sejalan bergantinya waktu.

Camat Sragi Bapak Drs. Madchur menambahkan bahwa Desa's Mart harus bisa menampilkan produk Desa. Hingga keberadaan Desa's Mart bisa menjadi tempat pemasaran hasil usaha warga desa setempat. Desa-desa lain juga harus bisa mengcopy paste program ini di desa masing-masing. Lakukan segera jangan ditunda, karena suatu pekerjaan berat sekalipun bila segera dilakukan pasti akan segera mencapai finis. Namun pekerjaan ringan bila tak segera dikerjakan maka tak akan terselesaikan.

Acara Launching Desa's Mart diakhiri sambutan dan pemotongan Pita oleh Kabid KB BPMPKB Kab. Pekalongan Ibu Siti Aisyah Kurniasih yang dilanjutkan belanja perdana oleh segenap tamu undangan yang terdiri dari Kepala Desa sekecamatan sragi beserta BPD dan kepala Desa tetangga kecamatan.

APBDes Tahun 2017

Tahun 2017 telah tiba, Pemerintahan Desa di seluruh pelosok Indonesia mulai berbenah menyiapkan diri. Baik dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada Masyarakat maupun persiapan pelaksanaan Pembangunan di tahun 2017 ini. Tentu sebagai pedoman dasar harus ada sebuah peraturan desa yang menjadi acuan pelaksanaan Pembangunan tersebut.

Pemerintah Desa Kedungjaran dalam hal ini juga telah mengesahkan Rancangan APBDes Tahun 2017 yang digodok dalam waktu cukup lama. Diawali dengan penjaringan usulan melalui musyawarah RT, Dusun dan puncaknya dirumuskan di Musyawarah Desa dalam sebuah Perdes APBDes 2017.


Gambar Informasi Apbdes 2017 :
Post spoiler
Di bawah ini adalah lampiran dari Peraturan Desa Nomor 9 Tahun 2016 tentang APBDes Desa Kedungjaran tahun 2017.