REKAM DATA e-ktp DI BALAI PERTEMUAN DESA KEDUNGJARAN / GEDUNG BUMDes PADA SENIN 20 NOVEMBER 2017

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Pelantikan Sekretaris Desa

Laelatun Nadifa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Desa Kedungjaran Saridjo untuk menjalankan tugas menjadi Sekretaris Desa di Kedungjaran

Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Desa Kedungjaran adalah salah satu desa yang paling menonjol dalam pemanfaatan Dana Desa guna memberdayakan Masyarakat dalam rangka mengurangi angka kemiskinan masyarakat desa.

Penyerahan Sertifikat Prona

Penyerahan Sertifikat Prona untuk warga Kabupaten Pekalongan dilakukan serentak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan

Perpustakaan Terbaik IT

Kepala Desa Kedungjaran menyampaikan Masukan dihadapan penggiat Literasi Indonesia yang tergabung di Perpuseru untuk mengkuti tahapan Pengusulan di Musyawarah Desa guna memasukkan Perpustakaan yang bisa didanai dari Dana Desa.

Kerja Bakti Drainase Lingkungan

Dalam upaya menghadapi musim penghujan 2018/2019, guna meminimalisir genangan air di linkungan warga dilakukan kerja bakti secara serentak di desa kedungjaran.

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Senin, 28 April 2014

Lomba LCC TP PKK Kesadaran Hukum Rumah Tangga dan Anak


Berlangsung di Aula Setda Kabupaten Pekalongan Rabu, 23 april 2014 diadakan Lomba Cerdas Cermat Kesadaran Hukum Kelurga dan Anak. Dimotori TP PKK Kabupaten Pekalongan dan diikuti oleh perwakilan dari kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Kecamatan Sragi dalam hal ini diwakili TP PKK Desa Kedungjaran.
Dibuka oleh Ibu Arini Antono yang menekankan pentingnya acara guna meningkatkan kesadaran hukum pada kaum wanita agar tak terjadi kesewenang-wenangan hukum atas dirinya, keluarga dan lingkungannya. Diharap para kader dan peserta Lomba agar bisa menularkan kesadaran tersebut kesesama kader dan para wanita di desa serta lingkungannya.

Penanggungjawab acara sebelumnya juga menyampaikan laporan kegiatan dengan penekanan bahwa pemenang pada acara LCC hari itu akan mewakili Kabupaten Pekalongan di tingkat Provinsi. Desa Kedungjaran dalam kesempatan tersebut masih belum beruntung. Adapun pemenang adalah TP PKK Kecamatan Wonokerto.

Sabtu, 26 April 2014

TV Digital

Beberapa minggu ini para pirsawan dan pemerhati Siaran TV agak terganggu keasyikan mereka. Maklum akhir-akhir ini beberapa siaran dari tv nasional memang menghilang dari layar Tv mereka. Bagi yang senang Joget tak bisa ikutan joget caisar lagi karena Group Trans Tv memang menghilang. Lalu buat yang suka berita tentu kalang kabut karena Metro TV dan TV ONE ikutan menghilang.

Tak dinyana tak dikira ini merupakan tahapan yang harus dilalui para pemilik studio tv, juga kita sebagai sipenontonnya. Regulasi TV Digital tengah bergulir. Dimana pita frekwensi nantinya diisi oleh stasiun TV Lokal, dan TV Nasional wajib bersiaran di Frekwensi khusus dengan format digital.

Kepala Desa yang tak bersinggungan dengan dunia pertelevisian juga ikut imbasnya. Group FB Desa tak luput dari postingan pertanyaan akan hilangnya beberapa stasiun TV. SMS Center desa tak luput dari pertanyaan sejenis.

Maka terdorong dari hoby akan dunia digital, gudang pak kades diobrak abrik. Maka ditemukanlah Dekoder TV Digital DVBT merk Polytron yang dibeli di jakarta 2 tahunan lalu. Pasang di TV, scaning namun tak satupun stasiun TV nongol. Usut punya usut dan gogling di internet ternyata alatnya sudah kuno. Untuk TV digital yang sekarang harus DVBT2. Terpaksa cari ke Pekalongan dan ternyata kosong. Sore ini Pak Kadesakan ke Tegal, bukan cari istri muda. Tapi mencari dekoder DVBT2, secara daerah tegal sudah lebih familier dengan TV Digital karena disanalah terletak Tower TV Digital.

Hasilnya ditunggu ya.......

Minggu, 20 April 2014

Hari Kartini, masih perlukah ?

Agak sedikit menggugat, dengan kekukuhan hati pemerintah yang tak memandang marsinah sebagai Pahlawan wanita. Atau kelahiran Cut Nya Dien agar dijadikan sebagai hari Keberanian wanita Indonesia. Keberanian untuk memperjuangkan kebenaran, bukan sekedar haknya untuk andil dalam hal apapun yang terjadi di negeri ini.

Andil, berperan serta atau berpartisipasi. Maka timbul emansipasi untuk yang belum berpartisipasi. Hanya sayang ketika sudah diberi peluang mereka andil dalam segala hal dengan sebenar-benarnya andil. Bahkan dalam hal apapun, ditelan mentah-mentah. Tak cukup seorang namun berombongan seperti Angelina Sondakh, Nunun Nurbaeti, Miranda Gultom, Wa Ode Nurhayati, Malinda Dee, Mindo Rosalina Manulang, dan Andi Nurpati.. Mereka seakan berlomba-lomba agar sejajar dengan pria, hanya sayang untuk hal yang menjijikkan.

Semangat mulia UU untuk memberi mereka kesempatan, sekaligus sebagai filter agar sang pria risih apabila melakukan pelanggaran. Diharap juga sebagai wanita akan jujur, tulus dan iklas memperjuangkan suara sesuai hati nurani. Sangat Luar biasa !

Namun kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik dan sebaik-baiknya. Wanita lebih luwes menyusup, menyelusup, menelisik dan membisik. Entah salah siapa ?

Maka hai ibu....... kembalilah. Rawat kami dengan tulus. Negerimu kini sekarat, didera berbagai penyakit yang mengerayap.

Pagelaran Seni dan Pentas Budaya Kec. Sragi


Berlangsung di halaman Kantor Camat Sragi, minggu 20 April 2014 pukul 20.00 Wibb. Sebuah acara nan langka, sederhana namun mengena. Pagelaran Budaya dan Kreativitas Seni Kecamatan sragi, sebuah ajang unjuk kebolehan dari para pelaku seni dan budaya yang ada di Pekalongan khususnya kecamatan sragi.

Dihadiri oleh segenap undangan yang terdiri dari kepala desa yang tergabung dalam paguyuban Praja Kusuma, Muspika dan unsur PPK serta Panwaslu kecamatan sragi. Suasana nampak meriah malam itu, terlebih Assisten II Bupati Bapak Afif juga berkesempatan hadir mewakili Bapak Bupati yang berhalangan hadir karena ada acara yang tak bisa ditinggalkan.

Setelah sambutan singkat dari Bapak Camat sragi Edi Sutanto SIP sekaligus sebagai pembukaan. Acara langsung diisi dengan pagelaran musik Campur sari dengan penyanyi para pelaku Pemerintahan dan Dunia Pendidikan. diiringi Pemusik dari Widya nada tama yang merupakan perkumpulan seni PGRI Kecamatan Sragi.

Sebelum acara puncak yang diisi dengan pagelaran musik Koes Ploes Mania, berkesempatan memberi pengarahan Bapak Afif selaku assisten II Bupati Pekalongan yang mengucapkan terimakasih atas suksesnya pemilu serta pengarahan mengenai situasi terkini di pekalongan.

Acara ditutup dengan semarak dengan detakan irama 70-an, digawangi para pegawai dari Kabupaten dan Sekcam sragi Heri Pancasilardi sebagai penyanyi sungguh membawa hadirin ke masa kejayaan Yok bersaudara. Lagu demi lagu membuat hadirin bergoyang badan di tempat duduk hingga acara ditutup pada pukul 23.45 wibb.

Sabtu, 19 April 2014

Pembangunan sudah Mulai Jalan.


Syukur Alhamdulilah, setelah lama menunggu proses pelaksanaan Pembangunan Drainase Dusun I dan Betonisasi Dusun III sudah dimulai. Diawali dengan Kerjabhakti untuk mengangkut material ke tempat Pembangunan di dusun I dan perataan jalan di dusun III.






Semoga semua lancar.
Menyusul Aspalisasi Dusun IV dan Dukuh.
Serta JIDES di Sawah dusun I, dan semoga Pansimas HID Dusun IV serta Lumbung Padi juga segera terealisasi.

RKPDes 2014, acuan Pembangunan 1 tahunan

Rencana Pembangunan 1 Tahun atau RKPDes adalah acuan Pembangunan yang akan diterapkan Pemerintah Desa Kedungjaran pada tahun 2014 -2015.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah 5 Tahun

Inilah Roadmap atau Arah Pembangunan desa Kedungjaran 5 Tahun kedepan, Berhasil atau tidaknya Pemerintahan tergantung keberhasilan dalam menjalankan RPJMDes tersebut.

Prosedur Pembuatan SIM

Di masa sekarang pertumbuhan kendaran bermotor sangat pesat bahkan dalam penjualan sepeda motor dalam satu bulan satu dealer motor dapat mencapai target 120 Unit motor yang terjual, dengan demikian perlunya perbaikan prasana dalam penggunaan jalan raya khusunya agar tidak terjadi kemacetan. seiring mudahnya masyarakat dalam membeli sebuah unit motor tidak jarang pula kita melihat pengendaraanya belum cukup umur untuk mengendari, sehinga memicu banyaknya presentase kecelakaan bermotor dengan korban remaja belia, yang seharusnya belum boleh untuk mengendarai bermotor. Maka dengan inilah peran Polri untuk melakukan penindakan dengan cara memeriksa apakah pengendara sudah mempunyai SIM atau belum, Bagi yang belum mempunyai SIM silahkan baca persyaratan membuat SIM pada bawah ini :

Syarat pembuatan SIM C
1. Usia 17 tahun
2. Memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk)
3. Mempersiapkan biaya pembuatan SIM
- Biaya Pembuatan SIM C Rp 100.000
- Biaya asuransi: Rp 30.000
- Biaya lain-lain

Cara Membuat SIM C
1. Datang ke lokasi pembuatan SIM sesuai kota asal KTP anda.
2. Membeli asuransi kecelakaan diri pengemudi (AKDP)
3. Tes sehat jasmani dengan surat keterangan dari dokter
4. Tes sehat rohani dengan surat lulus tes psikologis
5. Mengisi formulir permohonan SIM C (registrasi)
6. Lulus ujian teori
7. Lulus ujian praktek dan/atau ujian ketrampilan melalui simulator
8. Pas Foto
9. Pengambilan sidik jari
10. Tanda tangan
11. Cetak SIM C
12. Pengambilan SIM C
Semoga bermanfaat dan menjadi pelopor keselamatan dalam pengendara bermotor.

Prosedure Pembuatan SKCK

Sumber : Polres Pekalongan 
Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau biasa di sebut dengan SKCK atau juga dahulu ini disebut SKKB (  Surat Keterangan Kelakuan Baik ). Ada beberapa macam kategori SKCK yaitu SKCK dalam tingkat Polsek, Polres dan Polda, dalam tingkat-tingkat dari SKCK itu sendiri tentu saja mempunyai kegunaan dan cakupan masing-masing. Dalam syarat membuat SKCK tingkat Polsek tidak begitu rumit atau susah karena kegunaan sendiri mungkin akan terbatas dalam penggunanya sebagai melamar pekerjaan di instansi Swasta, sebagai persyaratan untuk melanjutkan sekolah, dan pindah penduduk yang saat ini mulai menggunakan atau melampirakan SKCK ini.

Syarat-syarat untuk membuat SKCK di tingkat Polsek sebagai berikut :
  1. Membawa Surat Keterangan dari RT, Desa / Kel.
  2. Pengantar dari Kecamatan ( legislasi Pengantar dari Desa ).
  3. Fotocopy KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) dan KK ( Kartu Keluarga ) sesuai domisili , masing-masing 1 Lembar.
  4. Pas Foto 4 x 6 sebanyak 4 Lembar ( Background merah Baju berkerah).
  5. Tersebut dalam nomor 1,2 dan 3 di masukan dalam stomap warna merah untuk laki-laki dan perempuan warna kuning.
Syarat-syarat perpanjang SKCK tingkat Polsek :
  1. Membawa SKCK lama
  2. Pas Foto 4 x 6 sebanyak 3 Lembar ( Background merah Baju berkerah )
  3. Tersebut dalam nomor 1 dan 2 di masukan dalam stomap warna merah untuk laki-laki dan perempuan warna kuning
Catatan : Dalam pembuatan SKCK masing-masing Polsek akan berbeda biasanya tergantung dalam sektor masing-masing apabila sudah ada layanan sidik jari pasti itu akan di tambahkan ke persyaratan membuat SKCK, Untuk wilayah Polres Pekakalongan sudah cukup dengan membawa persyaratan yang berada di atas. Dan Untuk perpanjang sendiri tergantung pada Sektor masing-masing juga karena setiap kebijakana akan berbeda-beda dalam satuan masing-masing, namun khusus untuk Polres Pekalongan masih dapat di lakukan tersebut di atas.

Selasa, 08 April 2014

Kedungjaran Memilih...........



Rabu, 9 April 2014 masa depan bangsa Indonesia untuk 5 tahun kedepan ditawarkan. Tinggal anda sebagai warga negara Indonesia menentukan ke arah mana haluan akan ditujukan. Baik buruknya ada ditangan anda, 5 menit yang menentukan.

Ada secercah harapan ditengah pemberitaan gencar mengenai potensi golput yang merebak. Terlebih ketika seorang tokoh masyarakat desa justru mengeluarkan statemen ke arah golput. Ternyata masih banyak warga yang tetap berbondong-bondong ke TPS untuk memberikan suaranya. Ada wacana menarik ketika seorang ibu berguman, " Wong pinter keblinger, ora nuturi bener malah kongkon golput". ( baca :  Orang pinter keblinger, tidak mengajari benar malah menyuruh golput ).

Desa Kedungjaran pada Pileg 2014 terdapat 1952 DPT yang diharapkan sekitar 60 % bisa menyalurkan hak pilihnya. Hal ini disebabkan banyak warga desa yang tak bisa pulang karena merantau. Semoga saja suara mereka yang telah menyalurkan hak pilihnya tersampaikan dengan baik dan menghasilkan wakil-wakil rakyat yang bisa benar-benar mewakili rakyatnya.

Senin, 07 April 2014

RAT Koperasi Gapoktan Kedungrejo


Berlangsung di aula Sekretariat Desa Kedungjaran, Kamis 3 Maret 2014 berlangsung Rapat Akhir Tahun Koperasi Gapoktan Kedungrejo yang diketuai Bapak Agung wibowo. Dihadiri oleh lebih dari 2/3 anggota Koperasi yang merupakan syarat syahnya RAT.





Berlangsung dari pukul 13.30 Wibb acara dihadiri juga tim Penyuluh Kecamatan Bapak Mardoko dan Asikin. Juga tak ketinggalan Bapak Camat Sragi Edi Sutanto beserta Ibu Yenny. Acara berlangsung hikmat dengan pembacaan laporan keuangan Koperasi serta Laporan pertanggungjawaban yang dibawakan langsung oleh ketua. Keuntungan total selama 2 tahun usaha sejumlah Rp. 8.jutaan, dengan perputaran kapital sejumlah 125.jutaan.

Pada akhir acara dilakukan pembagian doorprize dan hadiah dari Koperasi dan Kepala desa kedungjaran.

Pertemuan Rutin Prajakusuma


Pertemuan kali ini agak terlambat, seharusnya pada bulan maret namun karena banyaknya acara kedinasan maka Pertemuan rutin Praja Kusuma yang jatuh di kediaman Kepala desa Kedungjaran baru bisa dilaksanakan pada tanggal 1 April 2014.

Acara yang selalu dinanti-nantikan para Kepala Desa sekecamatan sragi kabupaten Pekalongan karena bukan saja sarana silaturahmi dan anjangsana antar pemimpin desa tapi merupakan wadah saling berbagi antar sesama pemimpin akan pengalaman kepemimpinan namun juga sarana komunikasi dengan Pemerintah Kecamatan secara lebih santai dan informal.

Dihadiri oleh Bapak camat Sragi Edi sutanto, SIP dan ibu beserta jajarannya. Tentu juga para kepala desa dan ibu, namun kali ini hanya 15 Kepala Desa karena yang dua desa berhalangan karena tugas yang tak bisa ditinggal.

Berbagai permasalahan dibahas dalam pertemuan tersebut, terutama persiapan menjelang pelaksanaan Pileg 9 april 2014 yang sebentar lagi berlangsung. Dalam amanatnya Bapak Edi Sutanto selaku Camat Sragi menegaskan agar Kepala desa agar bisa memposisikan diri dengan bijak dalam pelaksanaan Pileg 2014 agar bisa sukses.

Kelompok Wanita Tani


Salah satu kegiatan TP PKK selain mengurusi kegiatan kerumahtanggan atau kewanitaan serta hal-hal berhubungan dengan ketrampilan dan kesejahteraan rumahtangga. Juga berkegiatan di bidang pertanian perkebunan skala rumahtangga. Wadah mereka lebih spesifik disebut sebagai kelompok wanita tani, dibentuk untuk menciptakan kemandirian keluarga akan kebutuhan pangan berupa sayur mayur dan lauk dari pekarangan sendiri.


Kelihatannya sederhana, namun bila digeluti dan dikelola dengan baik maka akan menciptakan penghasilan tambahan yang tak sedikit yang akhirnya meringankan beban rumah tangga akan biaya hidup sehari-hari.

Untuk hal itu pada hari minggu, 30 Maret 2014 dengan mengendarai dua buah kendaraan 15-an kader TP PKK dan KWT Desa Kedungjaran dipimpin langsung oleh ketua TP PKK Kedungjaran Ny. Janatun Saridjo melakukan study banding ke desa Bulaksari yang merupakan juara pertama KWT sekabupaten Pekalongan.

Banyak pelajaran yang didapat di desa Bulaksari, mulai manajemen KWT hingga tekhnis pembibitan hingga perawatan tanaman. Semoga wajah desa Kedungjaran dalam waktu dekat akan berubah semakin hijau dengan tanaman sayur dipekarangan rumah warga. Lingkungan hijau, pendapatan bertambah.

Pembuatan Akta Kelahiran Gratis

Sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, khususnya dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang mengeluarkan kebijakan pengurusan surat-surat gratis maka berlangsung di aula Diperindagkop Kabupaten Pekalongan di wiradesa diadakan sosialisasi pelaksanaan Program Akta Gratis.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 19 Maret 2014 bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Pekalongan. Dikandung maksud agar pelaksanaan bisa tepat guna dan sasaran karena lembaga yang berhubungan langsung dengan kelahiran dan balita adalah TP PKK di tingkatan desa. Hadir dalam acara sosialisasi tersebut Ibu Eni Edianto mewakili ketua TP PKK Desa Kedungjaran yang berhalangan hadir didampingi kader PKK Ibu Daryumi Jupri dan Ibu Titik wanhandri.

Secara marathon sepulang dari acara sosialisasi berkerjasama dengan pihak Pemerintah desa Kedungjaran melakukan pembukaan Loket pendaftaran Akta gratis di sekretariat desa selain pendaftaran door to door. Layanan Akta Lahir ini betul-betul gratis dan hanya ada administrasi sebesar 3-5 ribu untuk pembelian stofmap dan fotocopy dokumen.

Operasi Katarak Gratis

Kabar gembira bagi anda, keluarga anda atau teman dan tetangga yang menderita gangguan penglihatan karena katarak. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mengadakan Operasi katarak gratis yang akan dilaksanakan di Puskesmas Kesesi I. Adapun hal lengkap mengenai kegiatan ini adalah sebagai berikut :


Pendaftaran
Tempat         : Puskesmas di wilayah Kab. Pekalongan
Waktu           : 20 Maret - 1 Mei 2014

Screening
Tempat         : Puskesmas Kesesi I
Waktu           : Rabu, 7 Mei 2014 pukul 08.00 Wibb - selesai

Pelaksanaan
Tempat         : Puskesmas Kesesi I
Waktu           : Kamis, 8 Mei 2014 pukul 08.00 Wibb - selesai

Syarat-syarat
a. SKTM
b. Foto Copy KTP / Keterangan dari Desa.
c. Foto Copy KK / Keterangan dari Desa.
( Semua berkas difotocopy 3 lembar dan di bawa pada Screening tgl 7 Mei 2014 )
d. Menderita Katarak.
e. Tidak menderita Diabetes melitus / Gula darah. ( diperiksa medis )
f. Tidak memderita Hipertensi. ( diperiksa medis )

Ayo segera daftar ke Balaidesa Kedungjaran mumpung masih lama, kesempatan terbatas.



Bimbingan Tekhnis Produk Hukum desa

Mengingat betapa kemampuan apartur pemerintahan desa di kabupaten Pekalongan yang masih jauh dari memadai dan harapan. Hal ini ditenggarai dari pelaksanaan pembuatan Proposal bantuan Gubernur yang tak selesai pada waktunya dan banyaknya aturan, peraturan, keputusan desa maupun kepala desa yang tak sesuai dengan aturan di atasnya. Maka Pemerintah Kabupaten Pekalongan memandang perlu dilakukannya bimbingan tekhnis mengenai produk hukum desa kepada aparatur pemerintahan desa sekabupaten pekalongan.

Berlangsung pada tanggal 27 Maret 2014 di aula Setda kabupaten Pekalongan dengan dihadiri oleh Sekretaris dan Kepala Desa sekabupaten Pekalongan. Acara diisioleh Kabag Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan berlangsung dari pukul 09.00 hingga jam 13.30 wib. Berbagai materi mengenai produk hukum dipaparkan dengan detail dengan tujuan agar aparat pemerintah desa tak melakukan kesalahan berulang ketika mengeluarkan kebijakan hukum.

Bantuan HID


Program Air Minum berbasis masyarakat atau yang kita kenal dengan nama Pansimas sudah sejak tahun 2010 mengaliri desa Kedungjaran. Program yang digagas World Bank untuk menjawab permasalahan negara berkembang akan kebutuhan air bersih dan sanitasi sehat sangat tepat dan pas diterapkan di Indonesia khususnya di Desa Kedungjaran Sragi Pekalongan.

Animo masyarakat juga sangat tinggi, dari satu sumur dalam yang dibuat dengan Tower utama seharusnya hanya melayani maksimal 200 sambungan rumah dalam waktu singkat telah habis. Bahkan kondisi sekarang, terjadi overload sambungan Rumah di Pansimas Banyu Aji Kedungjaran yang pada akhirnya mengakibatkan debit air berkurang, terlebih ketika pemakaian pada waktu puncak seperti bulan puasa dan hari libur.

Bersyukur pada 19 maret 2014, desa Kedungjaran mendapat kesempatan untuk mendapat Program HID yang merupakan pengembangan Pansimas. Terakhir verifikasi tingkat Kabupaten desa Kedungjaran sudah lolos, tinggal verifikasi tingkat Propinsi akan dijadwalkan lebih lanjut. Besar harapan Pemerintah desa Kedungjaran agar program HID tersebut bisa dikucurkan di dea kedungjaran mengingat banyaknya masyarakat yang belum merasakan aliran air bersih.