REKAM DATA e-ktp DI BALAI PERTEMUAN DESA KEDUNGJARAN / GEDUNG BUMDes PADA SENIN 20 NOVEMBER 2017

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Pelantikan Sekretaris Desa

Laelatun Nadifa dilantik dan diambil sumpahnya oleh Kepala Desa Kedungjaran Saridjo untuk menjalankan tugas menjadi Sekretaris Desa di Kedungjaran

Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat

Desa Kedungjaran adalah salah satu desa yang paling menonjol dalam pemanfaatan Dana Desa guna memberdayakan Masyarakat dalam rangka mengurangi angka kemiskinan masyarakat desa.

Penyerahan Sertifikat Prona

Penyerahan Sertifikat Prona untuk warga Kabupaten Pekalongan dilakukan serentak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan

Perpustakaan Terbaik IT

Kepala Desa Kedungjaran menyampaikan Masukan dihadapan penggiat Literasi Indonesia yang tergabung di Perpuseru untuk mengkuti tahapan Pengusulan di Musyawarah Desa guna memasukkan Perpustakaan yang bisa didanai dari Dana Desa.

Kerja Bakti Drainase Lingkungan

Dalam upaya menghadapi musim penghujan 2018/2019, guna meminimalisir genangan air di linkungan warga dilakukan kerja bakti secara serentak di desa kedungjaran.

Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam upaya melindungi warga Desa Kedungjaran dari resiko kesehatan, kecelakaan kerja dan Kematian. Desa Kedungjaran menggalakkan kesadaran warga untuk ikut dalam program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Sabtu, 29 September 2018

Festival Lapak Perpuseru 2018

Tanggal 28 September sampai 30 September Perpuseru yang bekerjasama dengan Coca Cola Foundation Indonesia mengadakan Festival Lapak Perpuseru di Grand Atrium Kota Kasablanka yang diikuti oleh 40 Kota dan Kabupaten di Indonesia dengan masing-masing terdiri dari 2 sampai 3 desa mitra Perpuseru, salah satunya adalah Perpustakaan Desa Kedungjaran Ki Hajar Dewantara. 

Kabupaten Pekalongan mendapatkan dua undangan mitra Perpuseru diantaranya adalah Dinas Perpustakaan Daerah dan Arsip Kabupaten Pekalongan, Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara Desa Kedungjaran dan Perpustakaan Cerah Desa Wonopringgo. Pada kesempatan kali ini, Perpusdes Ki Hajar Dewanta membawa produk kerajinan dari bank sampah yang bermitra dengan Perpusdes Kedungjaran sebagai produk unggulan.


Acara festival lapak ini tidak hanya sekedar pameran biasa namun ada beberapa hiburan menarik serta games-games seru yang bisa diikuti oleh pengunjung dan talkshow. 

Booth Kabupaten Pekalongan mendapatkan kesempatan dikunjungi oleh ibu Woro selaku Kepala Perpusnas RI dan membeli beberapa produk dari Perpusdes Kedungajaran, Ibu Titik Sadarini selaku Chief Executive Coca Cola Indonesia, dan selebriti ternama Tasya Kamila yang mampir di booth Kabupaten Pekalongan.


Kegiatan ini diharapkan bisa dilakukan terus kedepannya, sehingga dapat mengenalkan pada masyarakat bahwa Perpustakaan tidak selalu terdiri dari buku dan buku, tapi Perpustakaan sekarang bisa menghasilkan dan menggali potensi desa masing-masing melalui program kemitraan dan pelatihan.

Praktek Kerja Lapangan SMK Negeri 1 Sragi di BUMDes Kedungjaran

Siswa PKL bersama guru dan Karyawan BUMDes

          Tanggal 22 Juli 2018, BUMDes Kedungjaran menjadi tempat para siswa siswi SMK Negeri 1 Sragi  juruasan Teknik Jaringan Komputer untuk Program Kerja Lapangan selama tiga bulan. BUMDes Kedungajaran dipilih menjadi tempat untuk belajar karena salah satu unit usaha yang BUMDes Kedungjaran miliki adalah Penyedia Jasa Layanan Internet. Ini merupakan awal kerjasama BUMDes dengan menggandeng SMK Negeri yang ada di Kabupaten Pekalongan, sebanyak empat siswa yang terdiri dari tiga putri dan satu putra SMK kelas XII. 

         
          
             Selama PKL siswa-siswi belajar bagaimana cara memanajemen sebuah jaringan internet, melakukan pemeliharaan dan mengatasi masalah yang ada. Selain di bidang jaringan, di BUMDes Kedungjaran siswa-siswi juga diajarkan untuk belajar Public Speaking dengan belajar menjadi seorang penyiar radio dengan siaran di Stasiun Radio Komunitas KDJ FM yang pemerintah desa Kedungjaran miliki. 




    Siswa juga diajarkan untuk mengelola perpustakaan digital di Perpusdes Ki Hajar Dewantara Desa Kedungjaran karena letak Perpustakaan dan Studio Radio masih satu kompleks dengan BUMDes Kedungajaran.

                Program kerjasama ini rencananya akan terus berlanjut, bahkan pihak sekolah akan mengirimkan tidak hanya satu jurusan saja, namun akan ada beberapa jurusan lain seperi akuntansi yang akan di turunkan pada Februari 2019 mendatang.













Jumat, 21 September 2018

Kelas Ibu Hamil

Pada hari Kamis, 20 September 2018 Puskesmas Sragi I bekerjasama dengan Kader Posyandu Desa Kedungjaran melakukan kegiatan kelas ibu hamil. 

Kegiatan ini berlangsung di rumah salah satu Kader Posyandu yaitu rumah milik Ibu Ristiyowati. Sasaran diadakan kelas ibu hamil ini adalah ibu-ibu hamil yang ada di Desa Kedungjaran. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi resiko angka kematian ibu dan anak yang saat ini sedang marak terjadi.

Kelas ibu hamil kali ini di hadiri 17 peserta ibu hamil, dengan narasumber Ibu Dwi Puspa Indah selaku narasumber dari Puskesmas Sragi I. Kegiatan ini rutin dilakukan 1 tahun enam kali dengan beberapa materi seperti penyuluhan dan senam ibu hamil.

Pemerintah desa sendiri, guna meminimalisir kejadian kematian Ibu melahirkan dan bayi baru lahir. Senantiasa melakukan pendampingan Ibu hamil. Melibatkan pengurus RT dan perangkat desa dengan program nginjen wong meteng. Mobil siaga juga disiapkan 24 jam untuk sewaktu-waktu dapat dipergunakan apabila ada ibu hamil yang butuh pertolongan atau menjelang persalinan.
Masyarakat Desa Kedungjaran merasa terbantu dengan adanya program kelas ibu hamil seperti ini, sehingga masyarakat berharap program ini bisa terus berlanjut.

Kamis, 20 September 2018

Musrenbangdes 2018

Sebagai bagian rangkaian pelaksanaan perencanaan Pembangunan. Setelah melaksanakan Musyawarah RT dan Musyawarah dusun. Rabu 19 September 2018, pukul 20.00 WIB sampai selesai dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa tahun 2018 untuk pembangunan tahun 2010.

Berlangsung di halaman balaidesa kedungjaran, dihadiri tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Perempuan serta Pemuda. Kelmbagaan Desa juga hadir. Dari Kecamatan hadir Kasi PMD, staf Kasi Tapem, Kasi Kesra dan dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas 1 Sragi. Unsur keamanan juga ada dari Polsek Sragi.

Acara diawali dengan sambutan BPD dan Tim dari Kecamatan, dimana Musrenbangdes bertujuan menyusun Daftar Usulan rencana Kegiatan Pembangunan Desa dan Dokumen RKPDes serta memilih delegasi yang akan menjadi utusan desa kedungjaran di Musrenbangcam kedepan.

Selanjutnya, kepala desa kedungjaran menyampaikan laporan atas dokumen usulan musrenbangdes tahun sebelumnya. Mana saja yang telah terdanai dan mana yang belum. Juga dijabarkan bahwa dalam musrenbangdes ini disaring mana saja usulan kegiatan yang sekiranya tak bisa dibiayai dari apbdes dikarenakan besarnya anggaran maupun karena kewenangan daerha baik kabupaten, provinsi maupun pusat.

Dalam kesempatan tersebut akhirnya diputuskan, Daftar usulan dari dusun akan direkap oleh Tim. Adapun usulan ke Kabupaten dan Provinsi serta Pusat masing-masing adalah sebagai berikut :

         Usulan Kabupaten :

          - Jalan Poros Kedungjaran - Purworejo
          - Talud Jalan Sragi - Bojong

         Usulan Provinsi
          - Perbaikan Saluran Air PL 10 - PL 12

         Usulan Pusat
          -  Perbaikan Sarana Jalan Desa 
          -  Perbaikan Sarana Talud Jalan Desa

Adapun Tim yang mewakili Desa Kedungjaran adalah :
          1.   Kepala Desa
          2.   Haryoto ( BPD )
          3.   Ristyowati  ( TP PKK ). 

Kamis, 13 September 2018

Pergantian anggota pansel

Sesuai regulasi, seharusnya maksimal 5 hari setelah pansel terbentuk maka harus ada pengumuman ke masyarakat akan lowongan perangkat desa. Akan tetapi setelah dibentuk pada malam 30 Agustus 2018, ternyata ada anggota pansel yang mengundurkan diri karena ada keluarga yang akan turut mencalonkan diri. Hal ini berakibat Surat Keputusan Kepala Desa tentang pembentukan Panitia Seleksi diundur.

Akhirnya baru pada hari Rabu 12 September 2018, dilaksanakan Rapat Koordinasi antara Pemerintah Desa dan Kelembagaan desa. Membahas mundurnya Ibu Dyah Susilowati dari keanggotaan Pansel.

Setelah dilakukan koordinasi, serta penawaran kepada TP PKK untuk tetap memanfaatkan porsi kesetaraan gender. Maka ditunjuklah tokoh masyarakat laki-laki karena wakil perempuan tak mau mengambilnya karena keterbatasan waktu.

Maka terbentuklah Panitia Seleksi Final dengan Formasi sebagai berikut :

  • Ketua           : Wasdari
  • Sekretaris    : Siswandi
  • Bendahara   : Agus Tamtomo
  • Anggota      : Siswanto
  • Anggota      : Heru Susanto